Kajian Online Ramadhan
Assalamualaikum teman teman, apa kabar semuanya, semoga selalu dalam keadaan sehat wal'alfiat yaa, aamiin.
Alhamdulillah, pada tanggal 28 April 2020 kemarin kami dari HIMPASy telah mengadakan KORAN (Kajian Online
Ramadhan) yang dipaparkan oleh pemateri yaitu Bapak Abdul Qohar, SHI.
Keberkahan Ramadhan dari segi aspek dibagi menjadi beberapa aspek. Yaitu:
- Aspek pendidikan
- Aspek kesehatan
- Aspek ekonomi
- Aspek sosial
- Aspek politik
- Aspek budaya
Lebih besar/inti dari aspek tersebut adalah iman kepada Allah SWT.
Salah satu nya, aspek kesehatan. Sebagai contoh ketika seorang ibu yang sedang bekerja sebagai IRT, dan ternyata setelah semua kegiatannya selesai, seperti memasak, mencuci pakaian, menyapu, dan lain sebagainya. Apa yang dikerjakan? Yang dikerjakan seorang ibu adalah membersihkan atau membuang barang-barang yang sudah tidak terpakai atau sudah rusak tidak layak fungsinya. Bwgitu juga dengan diri kita, didalam tubuh kita terdiri dari beribu dan berjuta syaraf, pada bagian setiap organnya memiliki fungsi dan tugas masing-masing. Dan ternyata apabila tugas tersebut telah dilaksanakan, semua anggota tubuh itu akan berhenti dan ada yang namanya autolitis, yaitu pembuangan atau penghilangan alat/saraf yang sudah rusak dan tidak layak pakai. Kapan? Ketika kita sudah tidak makan selama 8 jam, otomatis ketika ada proses autolitis tersebut maka badan kita menjadi lemas. Dan ini sangat dibutuhkan tubuh kita, karena autolitis berfungsi untuk membersihkan saraf-saraf yang sudah tidak layak pakai.
Bulan Ramadhan adalah sebuah lembaga pendidikan, menurut Syekh Abdul Qodir Jailani, tingkatan orang itu ada 4, yaitu:
-Orang yang tidak berlidah dan tidak berhati, yaitu manusia biasa yang bodoh dan hina.
-Orang berlidah tetapi tidak berhati, yaitu manusia yang suka berkata bijak tetapi tidak berbuat bijak;munafik)
-Orang mukmin yang diberkahi
-Orang alim (berlidah dan berhati)
Dalam kajian ini, ada juga sesi tanya jawab yang diikuti oleh mahasiswa Perbankan Syariah maupun dari jurusan lainnya.
Mungkin hanya sekian, Teman-teman semua bisa mengikuti kajian online selanjutnya untuk mendapatkan materi dan pengetahuan yang lebih lengkap dari pemateri.
Kurang lebihnya mohon maaf, Wassalamu'alaikum wr. wb
Alhamdulillah, pada tanggal 28 April 2020 kemarin kami dari HIMPASy telah mengadakan KORAN (Kajian Online
Ramadhan) yang dipaparkan oleh pemateri yaitu Bapak Abdul Qohar, SHI.
Keberkahan Ramadhan dari segi aspek dibagi menjadi beberapa aspek. Yaitu:
- Aspek pendidikan
- Aspek kesehatan
- Aspek ekonomi
- Aspek sosial
- Aspek politik
- Aspek budaya
Lebih besar/inti dari aspek tersebut adalah iman kepada Allah SWT.
Salah satu nya, aspek kesehatan. Sebagai contoh ketika seorang ibu yang sedang bekerja sebagai IRT, dan ternyata setelah semua kegiatannya selesai, seperti memasak, mencuci pakaian, menyapu, dan lain sebagainya. Apa yang dikerjakan? Yang dikerjakan seorang ibu adalah membersihkan atau membuang barang-barang yang sudah tidak terpakai atau sudah rusak tidak layak fungsinya. Bwgitu juga dengan diri kita, didalam tubuh kita terdiri dari beribu dan berjuta syaraf, pada bagian setiap organnya memiliki fungsi dan tugas masing-masing. Dan ternyata apabila tugas tersebut telah dilaksanakan, semua anggota tubuh itu akan berhenti dan ada yang namanya autolitis, yaitu pembuangan atau penghilangan alat/saraf yang sudah rusak dan tidak layak pakai. Kapan? Ketika kita sudah tidak makan selama 8 jam, otomatis ketika ada proses autolitis tersebut maka badan kita menjadi lemas. Dan ini sangat dibutuhkan tubuh kita, karena autolitis berfungsi untuk membersihkan saraf-saraf yang sudah tidak layak pakai.
Bulan Ramadhan adalah sebuah lembaga pendidikan, menurut Syekh Abdul Qodir Jailani, tingkatan orang itu ada 4, yaitu:
-Orang yang tidak berlidah dan tidak berhati, yaitu manusia biasa yang bodoh dan hina.
-Orang berlidah tetapi tidak berhati, yaitu manusia yang suka berkata bijak tetapi tidak berbuat bijak;munafik)
-Orang mukmin yang diberkahi
-Orang alim (berlidah dan berhati)
Dalam kajian ini, ada juga sesi tanya jawab yang diikuti oleh mahasiswa Perbankan Syariah maupun dari jurusan lainnya.
Mungkin hanya sekian, Teman-teman semua bisa mengikuti kajian online selanjutnya untuk mendapatkan materi dan pengetahuan yang lebih lengkap dari pemateri.
Kurang lebihnya mohon maaf, Wassalamu'alaikum wr. wb
Waah mantap. Sukses terus HIMPASyku🤗🤗
BalasHapus